Rabu, 21 April 2010

Pengamatan Aliran Sponge (porifera)

Hari ini, sangat beruntung dapat melihat 3 jenis sponge yang berbeda. sangat indah.
check this out:
sp.1
sp.2
sp.3
dibeli di seorang penadah, dengan harga masing-masingnya 17.500. cukup murah untuk seharga barang yang sulit tumbuh dan sulit didapatkan. sekedar pengetahuan, untuk mengisolasi sponge ini secara hidup, maka kita mengkapnya dengan menyelam, dan mempersiapkan peralatan untuk sponge tersebut tetap survive. ribet bukan?

sekedar tambahan, sponge merupakan multiselular simpel dengan cara hidup melekat pada permukaan substrat (sedentary), filter feeder, dan hidup dalam koloni. sponge yang ditemui di lautan dikenal dengan soft koral.


tidak hanya untuk dilihat, sponge kali ini kita pergunakan untuk bahan praktikum. kita? ya, saya, nai, yanti, may, yenk, dan dek. kita akan mencoba mengamati aliran air pada sponge tersebut.





pengamatan kita mulai dengan menempatkan sponge dalam aquarium dengan air laut yang menutupi keseluruhan tubuh sponge. kemudian kita teteskan 1 tetes metilene blue di samping sponge. kita amati metilene blue yang terserap oleh sponge dan kemudian keluar dari tubuh sponge. 



melalui pengamatan ini kita akan dapat menentukan letak dari oskulum (osculum) dan porosit (porocytes). 
pada pengamatan kami, terlihat bahwa oskulum terletak pada bagian bawah tubuh koral, dan porosit terletak pada bagian tepi tubuh koral. 
sekian dulu untuk malam ini, semoga besok bisa di edit untuk menambahkan beberapa informasi, mekanisme aliran oleh sel koanosit, evolusi konvergen aliran air sponge dengan aliran darah pada manusia, serta tipe-tipe aliran air pada sponge.